Saksi Swasta Dan Pejabat Diperiksa

Jakarta, portalnasional.co – Terkait kasus suap perizinan retail cabang di Kota Ambon tahun 2020 dan menetapkan Richard Louhenapessy Wali Kota Ambon sebagai tersangka. Untuk kasus ini, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan swasta guna dimintai keterangan.

“Hari ini pemeriksaan saksi,” kata Ali Fikri Pelaksana Tugas Juru Bicara (Plt Jubir) KPK singkat.

Informasi yang di dapat, mereka semua diperiksa di Kepolisian Daerah (Polda) Maluku. Mereka adalah, Nunky Yullen Likumahwa sebagai Bendahara Pengeluaran Operasional Wali Kota, Johanna Louhrnapessy Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Sirjohn Slarmanat Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Kadispendag), Fahmi Sallatalohy Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik), Robert Sapulette Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Wendy Pelupessy Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes).

Gustaaf Dominggus Sauhatua Nendissa Kepala Dinas Pertanian dan Kertahanan Pangan (Kadispertan KP), Lucia Izaak Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Persampahan (Kadis LH), Neil Edwin Jan Pattikawa Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP).

Richard Luhukay Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Melianus Latuihamallo Kepala.Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Damianus Paais Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Jermias Fredrik Tuhumena, Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Barang dan Jasa.

Sedangkan dari swasta adalah, Julian Kurniawan Direktur (Dir) PT Kristal Kurnia Jaya Tahun, Anthony Liando Dir CV Angin Timur, Astrit Tuahatu Dir CV Kasih Karunia, Meiske Ade Fretes Dir CV Rotary, Nessy Thomas Lewa Dir CV Lidio Pratama dan Nanang Wibowo staf PT Midi Utama Indonesia.