Perlindungan Pekerja Dari Siloam Hospital Surabaya Dan BPJS Ketenagakerjaan

Surabaya, portalnasional.co – Berdasar survei dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dampak pandemi virus corona (covid-19) telah menghacurkan pada sendi perekonomian di segala lapisan masyarakat.

Pendemi ini menyebabkan 15,6 persen pekerja mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) serta juga 40 persen pendapatan pekerja menurun secara signifikan dan hingga 50 persen.

Namun keselamatan dalam bekerja, tidak terkena dampak dan kecelakaan kerja tetap dapat terjadi tanpa diprediksi.

Hal itu yang membuat Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bersama Siloam Hospitals Surabaya, mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

Untuk memberi dukungan dana pada 500 peserta program Gerakan Nasional Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran).

GN Lingkaran sendiri merupakan program BPJS Ketenagakerjaan, yang terbentuk sejak bulan Agustus 2016 lalu dan telah bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Mereka yang akan mendapatkan bantuan adalah jemantik serta juga yang tergabung dalam komunitas pekerja tidak mampu. Diantarnya, Pedagang Kaki Lima (PK5), tukang becak dan juru parkir.

‚ÄúKami berharap, kecelakaan kerja akan sangat minim terjadi,” kata dokter (dr) Maria Magdalena Padmidewi Direktur Siloam Hospital Surabaya.

“Namun jika memang ada kejadian, biarlah support yang kami berikan dapat meringankan para pekerja dalam biaya yang timbul akibat kecelakaan kerja,” tambahnya.

“Dan sebagai salah satu rekanan rumah sakit BPJS Ketenagakerjaan, kami bisa dan siap memberikan layanan medis bagi pekerja,” urainya.

Indra Iswanto sebagai Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa mengungkapkan rasa bahagia dan syukur atas kerjasama dengan Siloam Hopital Surabaya.

‚ÄúKami berterima kasih kepada Siloam Hospitals Surabaya untuk support yang diberikan untuk GN Lingkaran,” kata Indra Iswanto sebagai Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya KarimunjawaIndra.

“Melalui kegiatan ini, akan ada semakin banyak pekerja yang memiliki penjaminan biaya ketika kecelakaan kerja terjadi khususnya mereka pekerja rentan,‚ÄĚ terangnya.