Adanya Diskriminasi Pembangunan

jalanSurabaya – Belum ada reaksi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkait pembangunan yang tidak merata. Arif Fathoni warga kampung Medokan Sawah Timur VI semakin kesal.

Arif mengaku heran dengan pembangunan di wilayah sebelah kampungnya. Sedangkan di Medokan Sawah Timur VI A hanya terdapat beberapa kepala keluarga, ternyata jalan sudah dipaving mulus.

Arif menambahkan, selama mereka bertempat tinggal di Medokan Sawah Timur sudah banyak memberikan kontribusi bagi Pemkot Surabaya. Berupa membayar secara rutin Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) maupun retribusi lainnya.

“Warga miskin kota yang tiap hari berkeluh keringat mencari sesuap nasi untuk menghidupi anak istri, tetapi masih menyisihkan jerih paya untuk menunjang gaji dan tunjangan pejabat melalui pajak,” urainya.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan rsmi yang disampaikan oleh pemegang kebijakan di Surabaya terkait keluhan warganya.