PCNU Adakan Sepakbola Sarung

Masduki Toha, Pelatih Merangkap Manager

Masduki Toha, Pelatih Merangkap Manager

Surabaya – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya gelar pertandingan sepakbola sarung untuk menyambut pelantikan pengurus baru dan dimulainya kegiatan 2016. Olahraga fun bertema¬† “Semangat Jumat NU”,¬† digelar di Stadion Gelora 10 November.

Achmad Muhibbin Zuhri Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Surabaya mengatakan dengan tagline “Semangat Jumat NU”. PCNU Kota Surabaya mengajak seluruh masyarakat khususnya umat Islam, untuk menggiatkan kembali aktifitas amal sholeh di hari Jumat. Sebab sesuai dengan petunjuk Rasulullah hari Jumat adalah hari yang mulia.

“Keutamaan hari Jumat yang besar tersebut¬† menuntut umat Islam khususnya warga NU Kota Surabaya untuk memanfaatkan semaksimal mungkin dan tidak menyia-nyiakan untuk berbagai kegiatan kemashalahatan umat, beramal¬† dan menjalin silaturahmi dengan berbagai pihak,” tambahnya.

“Untuk itu NU Surabaya menandai semangat Jumat tersebut dengan kegiatan Silaturahmi dengan berbagai pihak melalui media Sepakbola Sarong, sembari kita menunggu kegiatan Sholat di siang hari,” ujarnya.

nuKegiatan Semangat Jumat Nahdlatul Ulama yang dikemas dalam bentuk Silaturahmi melalui Sepakbola Sarong tersebut diikuti tim Sepakbola Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya antara lain Ketua DPRD Surabaya Ir.Armudji, Wakil Ketua DPRD Surabaya Masduki Thoha serta Wartawan Kota Surabaya, dan Komunitas Wartawan Penggemar Sepakbola di Surabaya.

Ia menambahkan kegiatan ‚Äú Semangat Jumat Nahdlatul Ulama‚ÄĚ Kota Surabaya tersebut nantinya tidak hanya dalam bentuk silaturahmi saja, namun juga berbagai kegiatan sosial diantaranya membantu meningkatkan perekonomian rakyat,¬† Donor Darah,Gerakan Bersih Masjid, Shodaqoh, pemberian bantuan atau Santunan anak yatim dan fakir miskin dan berbagai kegiatan amal dan ibadah lainnya.

“Dengan semangat Jumat Nahdlatul Ulama, kami ingin menanamkan kembali budaya Islam bahwa kegiatan sosial dan amal ibadah tidak harus menunggu menjelang hari raya Idul Fithri, namun, hari Jumat dalam ajaran Islam yang juga merupakan hari raya umat Islam,” paparnya.

“Seperti sabda Rasulullah Jumat adalah hari raya setiap muslim karena itu sangat wajar jika menyiapkan penampilan dan fisik untuk menyambut dan menghias kemuliannya,” tegasnya.