Komisi C Geram Dengan Investor

Saat Dengar Pendapat Di Komisi C DPRD Surabaya

Saat Dengar Pendapat Di Komisi C DPRD Surabaya

Surabaya – Dihadapan investor keberadaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sama sekali tidak berdaya. Hal itu terbukti sama sekali tidak bernyali mengambil tindakan terhadap PT Gala Bumi Perkasa (GBP).

Terbaru yang dialami pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBM). Pasalnya proyek saluran milik DPUBM tidak bisa dilaksanakan dikarenakan PT GBP telah menggunakan lahan saluran untuk pondasi bangunannya.

Hal itu yang membuat Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya geram bahkan marah. Bahkan DPUBM pernah melontarkan surat somasi justru berbuah somasi balik dari PT GBP.

Vinsensius anggota Komisi C DPRD Surabaya mengatakan, somasi tersebut perlu dilakukan untuk menjaga kewibawaan pemerintah.

Dirinya mengkhawatirkan, bila tidak ada upaya hukum. Nantinya akan muncul beragam pelanggaran yang dilakukan oleh investor lain yang menanamkan investasi di Surabaya.

Vinsensius menyatakan, kalangan dewan mendukung Pemkot Surabaya jika harus menggunakan langkah hukum. Komisi C meminta pada pertemuan berikutnya dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dibawakan seluruh dokumen tentang Rencana Tata Ruang ilayah (RTRW) dan Memorandum o Unserstanding (MoU) termasuk kajian yang berkaitan dengan saluran air.