Dhiman Abror Terjungkal

Konfrensi Pers KPU Surabaya

Konfrensi Pers KPU Surabaya

Surabaya – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya masih tidak berubah seperti sebelumnya. Robiyan Arifin Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menyampaikan hal yang tidak seperti biasanya.

“Pasangan Rasiyo dan Dhimam Abror dinyatakan tidak memenuhi syarat,” kata Robiyan.

Robyan menambahkan, ada 2 syarat yang tidak terpenuhi. Pertama Surat Persetujuan dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN).

“Ternyata setelah perbaikan dari berkas yang diserahkan kepada kami rekomendasi dari DPP PAN ternyata setelah diteliti tidak identik dengan scan yang ada,” ungkapnya.

Sedangkan yang kedua, syarat calon untuk Rasiyo itu memenuhi syarat. Namun untuk Dhimam Abror tidak menyertakan Surat Keterangan Tidak Punya Tunggakan Pajak.

“Yang diserahkan hanya foto copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Surat Pembayaran Tanda Pelunasan Pajak,” tambahnya.

“Artinya dokumen ini dipenuhi seluruhnya secara kumulatif, ketika tidak terpenuhi salah satunya maka dinyatakan tidak memenuhi syarat,” imbuhnya.

Masih kata Robiyan, bahwa pasangan calon (paslon) tersebut dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan dapat dipastikan sudah tidak bisa mendaftar lagi, akan tetapi partai pengusungnya boleh mencalonkan lagi.

Sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 12 tahun 2015, pasal 89 huruf A menyebutkan bahwa ada jeda waktu istirahat 3 hari yakni pada tanggal 31/08/2015 hingga tanggal 02/09/2015.

Kemudian KPU Surabaya akan melakukan sosialisasi selama 3 hari pada tanggal 04 hingga 06/9/2015. Setelah itu dibuka pendaftaran baru selama 3 hari tepatnya tanggal 06 samai dengan 08/09/2014 mendatang.