Dishub Jatim Pantuan Aktifitas Pasca Kenaikan BBM

Peri Sadjarwo

Peri Sadjarwo

Surabaya – Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar yang disampaikan oleh Joko Widodo (Jokowi) Presiden Republik Indonesia (RI) beberapa waktu lalu.

“Sangat berdampak bagi transpotasi, yang mulai kemarin sudah menaikkan tarif harga tiket penumpang,” kata Peri Sadjarwo Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Tidak Dalam Trayek Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim).

“Kenaikan tarif harga tiket untuk segala jurusan mencapai 10 persen dari tarif harga lama, namun kenaikan tarif 10 persen masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Perhubungan (kemenhub),” tambahnya.

Masih kata Peri, semenjak keterangan yang disampaikan kemenhub beberapa waktu lalu. Dishub Jatim telah melakukan pemantauan diseluruh terminal yang ada di seluruh Jatim.

“Salah satunya di Terminal Purabaya, untuk melakukan pengecekan di masing masing Perusahaan Otobus (PO), terkait harga yang diberlakukan untuk segala jurusan,” ungkapnya.

Peri menambahkan, pihaknya akan selalu melakukan pemeriksaan tarif harga tiket di masing masing PO Bus, agar harga tiket yang diberlakukan tidak mengalami kenaikan yang telah ditentukan.

“Jika diketemukan ada yang menaikkan harga tiket melebih dari 10 persen, pihaknya akan melakukan peneguran terhadap perusahaan PO Bus tersebut,” tegasnya.

“Hal ini dilakukan, agar masyarakat tidak merasa keberatan akan kenaikan harga tiket, dengan harapan agar masyarakat tetap menggunakan jasa angkutan bus untuk melakukan aktifitasnya,” pungkasnya.