Divisi Aset PT KAI Kabur

PT KAISurabaya – Penggusuran lahan yang di klaim milik PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasinal (KAI Daop) VIII Surabaya di Jalan Pacar Keling berbuntut panjang.

Dalam dengar pendapat di Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan (Hum Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya yang tadi kondusif berubah panas.

Baktiono anggota Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bahkan juga bergabung di Komisi A, sempat menyinggung tentang penertiban beberapa waktu lalu dengan melibatkan sejumlah dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Zainuri Divisi Aset PT KAI Daop VIII Surabaya mengakui, memang ada TNI dan Polri aktif yang diperbantukan di PT KAI. Namun tidak beberapa lama keberadaan Zainuri tidak berlangsung lama dan meninggalkan rapat dengar pendapat tanpa ijin.

Armuji Ketua DPRD Surabaya mengatakan, untuk masalah ini saja sudah melarikan diri. “Mana pak Zainuri, bagaimana nanti dengan pembangunan jalur trem di surabaya, kalau masalah seperti ini saja sudah pergi,” tanyanya.

Hingga berita ini dipublikasikan Zainuri tidak kembali ke ruang rapat komisi A DPRD Surabaya.