Dana Survey Trem Gunakan APBD

Mega Proyek Pembangunan Jalur Trem

Mega Proyek Pembangunan Jalur Trem

Surabaya – Proyek pembangunan jalur trem sepanjang jalur utama surabaya untuk mengurangi beban jalan yang semakin padat, ternyata masih belum jelas.

Gde Dwijaja Wardana selaku Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Kabid Sapras Bappeko) Surabaya mengatakan, ada monorel dan trem, kita sudah ada skenario bahwa untuk jalur trem kita akan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Itu untuk koridor utara selatan, satu sisi kita juga ada komitmen dan dukungan dari pemerintah pusat dan itu tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) untuk Tahun Anggaran (TA) 2015,” tambahnya.

“Itu bisa disinergikan, untuk yang koridor timur barat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Perhubungan (Kemehub),” tambahnya.

“Itu tidak ada masalah, tinggal bagaimana kita berkomunikasi dengan pihak-pihak ini, agar pembangunan itu berjalan dengan baik,” ungkapnya.

“Mengenai survey tidak ada masalah, itu untuk menguatkan perencanaan, dan pada survey-survey awal itu menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tidak besar angaran itu,” pungkasnya.