BW Suap AM Itu Pengakuan AM Di Persidangan

raja bonaran situmeang

raja bonaran situmeang

Jakarta –¬†Jakarta – Tim penasihat hukum Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) non-aktif, Raja Bonaran Situmeang, merasa prihatin terhadap tudingan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto¬†yang mengatakan bahwa Bonaran dan tim pengacaranya telah menyebar fitnah.

Pernyataan Bambang Widjojanto itu terkait langkah Bonaran, yang berstatus tersangka suap, melaporkan dirinya ke pengawas internal KPK. Laporan Bonaran berdasar kesaksian mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar, yang kini sudah menjadi terpidana dalam kaitan suap pilkada di MK. Ditegaskan Bonaran bahwa BW pernah meminta bantuan Akil dalam penanganan sengketa Pilkada Kota Waringin yang ditangani MK.

‚ÄúKami prihatin dengan tudingan Bambang Widjojanto, karena seharusnya dia yang fokus dengan permasalahannya sekarang. Lagi pula, pengacara profesional seperti apa yang dimaksud BW? Apakah profesional seperti Bambang Widjojanto yang ketemu hakim dan membuat keterangan palsu?‚ÄĚ kata pengacara Bonaran, Wilfrid FS.

Wilfrid mempertahankan pernyataan kliennya. Menurut dia, Bonaran tidak menyebar fitnah atau mengalihkan opini untuk menyesatkan. Sebab, fakta bahwa Bambang Widjojanto dan Akil pernah berada dalam satu mobil menuju Pasar Minggu, terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Hal itu melanggar peraturan undang-undang.

‚ÄúBukan klien kami yang mengatakan Bambang Widjojanto (BW) menyuap Akil Mochtar (AM) atau satu mobil ke Pasar Minggu, tapi itu pengakuan AM di persidangan,‚ÄĚ ungkap Wilfrid.

Terkait sengketa Pilkada Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah pernah dikemukakan Akil Mochtar pada Senin, 16 Juni 2014. Akil yang juga terjerat kasus suap Pilkada MK saat itu tengah menghadapi sidang tuntutan terkait status terdakwanya dalam kasus dugaan suap Pilkada di MK dan pencucian uang.

Akil menyebut Bambang Widjojanto yang dahulu berprofesi sebagai advokat pernah satu mobil dengannya dari MK sampe Pasar minggu dan membahas soal sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah./*