Kinerja Tidak Jelas, Malah Ribut Ruangan

Vicensius

Vicensius

Surabaya – Sudah memasuki hari kedua aktifitas anggota legislatif Surabaya belum juga berjalan. Dalam pidato sidang istimewa sumpah dan janji Anggota legislatif baru yang disampaikan Armuji Ketua Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya beberapa waktu yang lalu menyapaikan ketika masuk hari pertama kerja semua dewan siap melakukan kegiatan dewan.

Armuji mengakui, sampai saat ini masih terjadi keributan antar legislatif Surabaya yang baru. Bahkan unsur pimpinan dewan yang dipimpin oleh Armuji memberikan fasilitas lebih dibanding dengan fraksi lainnya.

“Dari awal saya sudah katakan ruangan itu bukan sesuatu hal yang mendesak, hanya persoalannya adalah, hari pertama kita masuk itu kan belum ada ruangan,” kata Vicensius dari Partai Nasdem Fraksi Handap DPRD Surabaya.

“Sehingga kami tanya ruangan kami dimana, lalu dari hasil keputusan bersama, dibagilah ruangan-ruangan itu, kemarin pukul 11.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), dan juga ada unsur pimpinan,” ungkapnya.

“Dan ruangan kami, seharusnya yang ditempati Fraksi Partai Golongan Karya (FPG), tapi sampai sore hari temen-temen FPG belum pindah,” paparnya.

“Itu haknya mereka, kami tidak mempersoalkan, karena tidak mempunyai tempat, hal ini kami mau bicarakan, dan untuk sementara ruangan yang kami tempati adalah ruangan Badan Kehormatan (BK),” jelasnya.

“Mengenai tetap atau tidak yang pasti F Handap diruangan BK, kalau ini permanen saya beryukur, namanya orang bekerja perlu ruangan untuk koordinasi satu sama lainnya,” pungkas Vicensius.

Keributan terkait ruangan pada legsilatif baru yang menduduki kursi gedung DPRD Surabaya sangat mengecewakan. sampai saat ini 50 anggota DPRD Surabaya belum menujukkan kinerjanya, malah sebaliknya ribut-ribut ruangan.