Siap Tangani Bila Kejati Kesulitan Ungkap Korupsi

duwitKupang – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), tengah menangani kasus korupsi dana Pendidikan Luar Sekolah (PLS) yang ada pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTT sebesar Rp (rupiah) 77 miliar.

Walaupun sempat tidak ada kejelasan selama bertahun-tahun, Kejati NTT kembali lakukan pemeriksaan dan diyakini akan banyak tersangka baru. Dana PLS tersebut ternyata tidak sedikit yang sampai ketangan mereka.

Tidak lama lagi, Kejati NTT akan lakukan pemeriksaan terhadap Raijua Marthen Dira Tome Bupati Sabu.

Bahkan Marthen selaku mantan Kepala Subdinas PLS Dindikbud NTT akan dimintai keterangan juga. Gloripka Adu juga mantan Bendahara Bidang PLS Dindikbud NTT.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga akan menangani apapbila dari pihak Kejari NTT tidak sanggup menyelesaikan adanya korupsi dana pedidikan.