Satwa KBS Mati Atau Dibunuh

singaSurabaya – Lagi, koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) mati satu persatu. Sebelumnya seekor satwa jenis Ginu sebangsa Rusa asal Afrika mati, kembali giliran Singa asal Afrika juga mati.

Singa jantan bernama Michael yang masih berusia 1,5 tahun ditemukan mati pukul 07.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Agus Supangkat Hubungan Masyarakat (Humas) KBS membenarkan kematian 2 satwa tersebut. Agus mengatakan dari hasil pemeriksaan tim medis mati lantaran terjerat tali pembuka pintu.

“Baru ditemukan pagi, tidak tahu mati jam berapa, begitu penjaga masuk Singa sudah ditemukan mati,” terangnya.

Masih kata Agus, saat malam hari memang tidak ada keeper (penjaga satwa) yang bertugas. KBS hanya dijaga di pintu masuk.

Hal itu bertujuan supaya tidak mengganggu hewan-hewan yang punya kebiasaan tidur malam. Koleksi Singa KBS setelah mati seekor masih tersisa 5.

“1 jantan dan 4 betina, biasanya usia uzur untuk Singa maksimal 20 hingga 25 tahun,” akunya.

Tri Rismaharini (Risma) Walikota Surabaya, enggan berkomentar saat dimintai statemen matinya satwa di KBS.

Hendro Gunawan Sekretaris (Sek) Kota Surabaya mengatakan sudah berkordinasi dengan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya. Pemkot meminta kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Pasalnya, kematian Singa asal Afrika tersebut tida wajar.

Disinggung adanya unsur kesengajaan, Hendro tidak berani berspekulasi. Dia menegaskan akan menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian.

Liang Kaspi Direktur Operasional dan Umum KBS menyangsikan kematian Singa tersebut. Pasalnya, tali yang digunakan lentur dan tidak mudah melilit.