Serapan Beasiswa Pemuda Kurang Maksimal

Khusnul Khotimah

Surabaya, portalnasional.co – Beasiswa bagi kalangan pemuda Surabaya dan diharapkan oleh semua pihak, rupanya tidak sesuai ekspektasi.

Dalam dengar pendapat Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra ) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya dengan Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata.

“Hari ini kita merapatkan beasiswa pemuda,” kata Khusnul Khotimah Ketua Komisi D pasca dengar pendapat. “Namanya adalah beasiswa tangguh,” tambahnya.

Program tersebut, menurut Khusnul, ternyata mendapat keluhan dari kalangan masyarakat seputar informasi sosialiasi. “Kami menyoroti banyaknya keluhan masyarakat,” ungkapnya.

“Rata-rata kalau mau masuk untuk mendapatkan beasiswa itu, dan salah satu syaratnya adalah, prestasi akademinya harus mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM),” tuturnya.

Masih kata Khusnul, menyinggung tentang KKM yang digunakan menggunakan dasar dari KKM mata pelajaran atau rapot siswa.

“Kalau KKM mata pelajaran tidak terpenuhi akan dilakukan remidi, dan yang saya minta Disbudporapar berkoordinasi dengan dinas terkait di provinsi,” terangnya.

Perlu diketahui, pada tanggal 8 Juli lalu, petutupan gelombang pertama beasiswa pemuda Surabaya hanya 5 ribu, padahal kuotanya ada 13.514.

Khusnul menuturkan, dalam waktu dekat gelombang beasiswa pemuda kedua akan dibuka. “Rencana akan dibuka gelombang kedua, dan itu lebih masif lagi dan akan ada banyak pemuda Surabaya yang mendapatkan beasiswa,” pungkasnya.