Pentingnya Mengetahui PMK Lewat Seminar PG

Surabaya, portalnasional.co – Merebaknya penyakit kuku dan kulit (PMK) pada berbagai daerah, telah membuat keresahan dikalangan pemilik hewan ternak juga masyarakat, apalagi umat Islam merayakan hari raya Idul Adha.

Hal itu yang membuat empati Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (DPD PG) Surabaya terketuk dan menggelar seminar mengenai penanganan dan penyikapan PMK pada hewan ternak yang akan dijadikan kurban.

Pada seminar tersebut DPD PG Surabaya menghadirkan dokter hewan (drh) Cendy Herdiawan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kabid Keswan dan Kesmavet) Dinas Peternakan dan Perikanan, Kabupaten (Dispertan Kab) Bondowoso.

Cendy menyampaikan, pentingnya memberikan edukasi terhadap masyarakat seputar PMK pada hewan yang lagi melanda di berbagai daerah. Dalam sejarahnya, virus RNA Picornaviridae yang masuk ke Indonesia lewat importasi dari belanda serta memiliki sifat penyebaran sangat cepat.

Di waktu yang sama, drh Yudistira Wakil Ketua Bidang Kesehatan (Waket Bidkes) DPD PG Surabaya mengatakan, sosialisasi itu bertujuan memberi pencerahan kepada masyarakat umum dam khususnya pada takmir masjid di seluruh Surabaya.

Yudistira menambahkan, ini mengingat PMK menyebar di saat jelang Hari Raya Idul Adha. Penjual dan penyembelih hewan kurban juga perlu mengetahui sifat maupun karakteristik PMK. Sehingga bisa menangani wabah ini dan memilih hewan yang sehat beserta tata cara penyembilhannya.

H Fauzan merupakan salah satu perwakilan Takmir Masjid mengatakan, dengan adanya seminar ini. Dirinya sangat senang dan mendapat pengetahuan seputar wabah PMK. “Paling tidak ini bisa meredakan kegelisahan masyarakat tentang wabah PMK,” tuturnya.

Terpisah, Arif Fathoni (Toni) Ketua DPD PG Surabaya mengungkapkan, animo takmir masjid juga pedagang hewan ternak dalam mengikuti seminar sangat luar biasa dan menjawab keresahan yang selama ini melanda.

”Berkurban bagi yang mampu adalah kewajiban bagi umat muslim sebagaimana keihlasan yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim,” kata Toni. “Untuk itu dengan seminar ini, masyarakat bisa teredukasi dengan baik tentang wabah PMK ini,” tambahnya. “Sehingga tidak menghentikan langkah untuk berkurban kepada Allah SWT,” terangnya.