Krisis Minyak Goreng Rawan Penularan Covid-19 dan Permainan Bahan Kebutuhan Pangan Yang Langka

Drajat Irawan, Kadisperindag Prov Jatim

Jawa Timur, portalnasional – Langkanya minyak goreng diberbagai toko kelontong, pasar modern maupun pasar tradisional dipastikan ada permainan yang dilakukan oleh kelompok pengijon barang kebutuhan sembako maupun bahan kebutuhan dapur dengan oknum pejabat terkait.

Pemerintah dipastikan punya catatan hasil produksi minyak goreng pabrikan dan penyebarannya ke pasar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik di kota maupun pedesaan.

Terkait kelangkaan minyak goreng dan sekarang ditambah langkanya kedelai, pihak aparat penegak hukum harus berani menyisir sistim industrial dan sistim perdagangan mengenai “mandek”nya produk tertentu ini. Karena secara awan sudah jelas siapa saja yang harus diperiksa untuk di sidik dan dilakukan penyelidikan.

Yang menjadi persoalan, operasi pasar yang dilakukan oleh pemerintah dimusim pandemi covid-19 merupakan salah satu gerakan yang bisa dipastikan rawan dengan penularan Corona dengan cepat.

Drajat Irawan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur belum bisa ditemui oleh awak media portal nasional terkait sering hilangnya bahan kebutuhan pangan dimasyarakat yang selalu gonta-ganti barang seperti cabe, garam, kedelai, minyak goreng, gula, dan lainnya dan adanya pasar murah ditengah pendemi covid-19 yang dipastikan rawan penularan serta penyebarannya.