PTM Tidak Bisa 100 Persen

Surabaya, portalnasional.co – Terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya dengan Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya.

Yusuf Mashruh Kepala Dindik Surabaya meyampaikan, PTM untuk Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/K) 100 persen dari sisi kemandirian sangat bagus.

“Kemandirian di Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Dasar (SD) juga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih menjadi pertimbangan,” kata Yusuf.

Yusuf menambahkan, untuk PTM akan dilakukan secara bertahap. “Mulai dari 50 persen terus dievaluasi, kemudian ditingkatkan menjadi 75 persen dan 100 persen,” ungkapnya.

Masi kata Yusuf, apalagi saat ini muncul covid-19 varian omnicorn. “Dengan kondisi usia anak, Itu menjadi pertimbangan khusus, tentang berkerumun dan selalu memakai masker,” terangnya.

Ajeng Rahmawati Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya mengatakan, pihaknya sepakat mengenai adanya evaluasi kembali pada bulan Desember kemarin.

“Yang penting evaluasi disesuaikan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang terbaru, mengenai 100 persen,” ingatnya. “Ternyata kita baca kembali, yaitu tuntutan masing-masing pakar, kita sepakat 100 persen itu berdasarkan kapasitas ruang,” papar Ajeng.