Pemberi Dan Penerima Jadi Tersangka

Jakarta, portalnasional.co – Firly Bahuri Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam keterangan pers menyampaikan, telah menetapkan Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai tersangka dalam kasus proyek infrastruktur.

Tidak hanya Nurdin, nama lain yang menjadi tersangka adalah Edy Rahmat Sekretaris Dinas Pekerjaan umum dan Tata Ruang (Sek DPUTR) Sulsel dan Agung Sucipto Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB).

Perlu diketahui, Agung berperan sebagai pemberi suap dan Edy selaku penerima suap. Ketiganya dijerat dengan Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 revisi menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).