Ada Pelakukan Yang Berbeda

Budi Leksono (tengah)

Surabaya, portalnasional.co – Seputar permasalahan Rumah Sakit (RS) Siloam khusus virus corona (covid-19) di pertokoan modern City of Tomorror (Cito).

Budi Leksono (Bulek) Sekretaris Komisi A bidang Pemerintahan (Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya angkat suara.

Bulek meminta pada penegak Peraturan Daerah (Perda) untuk menghentikan operasional pada RS Covid-19. “Ketika melanggar, tidak ada izinnya, maka penegak Perda segera menindaklanjuti,” kata Bulek.

Masih kata Bulek, kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya patut dipertanyakan. “Padahal banyak tempat-tempat usaha lain yang melanggar Perda langsung ditindak,” ungkapnya.

“Yang jelas, RS Siloam belum mengantongi izin dan peruntukan izin sebelumnya masih menggunakan yang lama, tidak ada perubahan,” terangnya.

Dalam pemaparan Bulek, idealnya pembangunan gedung harus melalui mekanisme yang benar secara hukum. Terlebih dahulu dari mengurus perizinan, kemudian dilanjut dengan aktifitas pembangunan.