Tidak Ada Kontribusi Pada APBD

Arif Fathoni

Surabaya, portalnasional.co – Keberadaan lahan Yayasan Kas Daerah (YKP) sampai saat ini masih mendapat sororan serta kritikan dari anggota Komisi A bidang Pemerintahan (Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Arif Fathoni (Toni) anggota Komisi A DPRD Surabaya mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya harusnya lebih serius dan memaksimalkan fungsi PT YKP Surabaya untuk kepentingan masyarakat.

Toni menambahkan, akuisisi PT YKP oleh Pemkot Surabaya yang sebelumya berbentuk Yayasan hanyalah berganti pengurus saja. Dimana PT YKP yang sekarang ini banyak dijabat oleh kalangan pejabat Pemkot Surabaya. Namun kenyataannya sama sekali tidak dirasakan bagi masyarakat.

“Kita pernah dengar pendapat dengan Dinas Pengelolahan Tanah dan Bangunan (DPTB) Surabaya,” kata Toni. “Mereka menyatakan tidak ada kontribusi pada Anggarana Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari PT YKP,” tambahnya.

Menurut Thoni, Pemkot Surabaya semestinya menjadikan PT YKP sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dengan begitu adanya berkontribusi bagi APBD serta juga masyarakat dalam bidang properti.

Dijadikannya PT YKP menjadi BUMD, PT YKP dapat menyediakan rumah yang sangat terjangkau. “Rumah-rumah PT YKP yang belum terjual bisa dijual dengan kredit murah,” urainya. “Atau memanfaatkan aset-aset tanah PT YKP untuk dibangun tipe rumah sederhana untuk masyarakat,” jelasnya.