Mosi Tidak Percaya Semakin Meluas

MKJakarta – Mosi tidak percaya semakin meluas yang ditujukan pada Arif Hidayat Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini datang dari Madrasah Anti Korupsi (MAK) Pemuda Muhammadyah yang menyuarakan hal tentang penolakan.

Ahmad Fatoni Wakil Ketua MAK Pemuda Muhammadiyah menilai, mosi tidak percaya akan semakin luas pada MK bila Arief Hidayat  masih menduduki jabatannya.

Masih kata Ahmad, tidak percayanya publik pada MK sudah terlihat ketika beberapa pemohon uji materi menarik gugatan untuk keabsahan Panitia Khusus (Pansus) Undang-Undang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) (UU MD3).

Perlu diketahui, Arif pernah mendapat 2 sanksi etik dari Dewan Etik MK. Sanksi itu diberikan karena Arief membuat surat titipan yang ditujukan pada Widyo Pramono selaku Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) untuk membina kerabatnya.

Kemudian Arif mengulang kembali pelanggaran pada proses uji kelayakan dan kepatutan untuk kedua kalinya Arif sebagai hakim konstitusi di legislatif pusat.

Ketika menjalani pemeriksaan oleh Dewan Etik MK, Arif terbukti melakukan pertemuan oleh beberapa orang dari Komisi III bidang Hukum (Kum) DPR RI di Hotel Ayana Midplaza. Hingga Dewan Etik MK memberi teguran secara lisan.