Pernyataan Arini Bertolak Belakang

pasarSurabaya – Tekanan dari barbagai sisi baik itu dari legislatif maupun para pedagang untuk segera dilakukan penertiban terhadap pasar grosir ilegal.

Rupanya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Surabaya berpandangan lain.

Arini Pakistyaningsih Kepala Disperindag menyampaikan, bahwa pasar buah yang ada di Jalan Tanjungsari memiliki izin. Sehingga pasar grosir buah di Surabaya sudah tidak perlu dipermasalahkan.

Arini meyakini, keberadaan pasar tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda).

Namun pernyataan Arini tidak sama bila mengacu pada Surat Izin Usaha Pengelolaan Pasar Rakyat (IUP2R) yang dikeluarkan Disperindag.

Ada beberapa dan salah satunya adalah surat izin pasar khusus ini disebutkan bahwa IUP2R bisa dipergunakan sebagai pasar khusus buah namun ditidak diperkenankan menjual secara grosir.

Katika Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Disperindag melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Tanjungsari.

Ternyata setelah berada di lokasi sama sekali tidak ada kegiatan maupun aktifitas pedagang.

Seperti yang disampaikan Iskandar Zakariyah Kepala Seksi (Kasi) Pemeriksaan dan Pengusutan Bidang Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Surabaya.