Mariyam Menjadi Tersangka Keempat

kpkJakarta – Miryam S Haryani mantan anggota Komisi II bidang Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, Pertanahan dan Reforma Agraria Dewan Perwakilan rakyat Republik Indonesia (DPR RI) oleh komisi anti rasuah (KPK) ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersebut, disebabkan mariyam dalam pemeriksaan memberikan ketarangan palsu. Bahkan KPK tengah menelusuri siapa yang memerintahkan Mariyam untuk menyampaikan keterangan yang tidak benar.

Dalam kasus mega proyek pengadaan elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP). KPK untuk kali ini telah menambah tersangka pada kasus tersebut.