Mariyam Mendapat Ancaman

kejagungJakarta – Dalam sidang lanjutan kasus korupsi mega proyek pengadaan elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didatangkan beberapa diantaranya adalah Novel Baswedan, Ambarani Damanik maupun Muhammad Irwan Susanto.

Novel mengatakan, dalam pemeriksaan terhadap Mariyam tanpa adanya tekanan dari penyidik. Bahkan Miryam merasa nyaman‚Äé juga santai ketika dimintai keterangan.

Di dalam persidangan, Novel juga menyampaikan bahwa adanya tekanan terhadap Miryam S Haryani merupakan mantan anggota Komisi II legislatif pusat. Dimana ancaman tersebut datang dari beberapa legislator pusat.