Teguh Bantah Menerima Aliran Dana

paluJakarta – Dalam sidang korupsi elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus).

Teguh Juwarno merupakan mantan Wakil Ketua Komisi II bidang Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah, Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, Pertanahan dan Reforma Agraria Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Teguh menyampaikan, dakwaan perkara e-KTP adalah tuduhan yang jahat. “Karena kami sudah tidak mungkin berurusan dengan persoalan ini,” kata Teguh.

Masih kata Teguh, sama sekali sangat tidak mungkin ada pembagian uang. Sedangkan posisinya sudah tidak ada pada posisi itu.

Perlu dketahui, nama Teguh muncul dikarenakan Mariyam Hartani menyerahkan uang kepada Teguh pada bulan 08/2012 lalu dan dilakukan secara bertahap. Sedangkan Teguh membantah, bahwa pada saat itu dirinya sudah tidak menjabat sejak bulan 09/2010 silam.