Pempov Akan Terlantarkan Ribuan Siswa Miskin

Agustin Poliana

Agustin Poliana

Surabaya – Bantuan pendidikan yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Prmprov Jatim) hanya 5 ribu siswa kurang mampu untuk Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/K).

Terbatasnya bantuan terhadap siswa tersebut membuat Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menanyakan hal tersebut.

Agustin Poliana Ketua Komisi D DPRD Surabaya mengatakan, berdasar data siswa miskin yang diserahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya jumlahnya 11.063 siswa.

“Kemudian masih ada penambahan lagi 7 ratus siswa,” kata Agustin. “Jadi sekitar 11.800 siswa yang diusulkan bebas Sumbangan Pembenggunan Pendidikan (SPP),” tambahya.

Masih kata Agustin, Ketika pendiidkan masih dipegang oleh Pemkot Surabaya. Sesuai mekanisme, siswa miskin yang tidak mampu membayar SPP disyaratkan untuk mencantunkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) mulai dari Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) hingga Kelurahan.

“Itu untuk membuktikan bahwa dia bener-benar tidak mampu bayar,” tuturnya. “Senin depan, kita bicarakan dengan Dinas Pendidikan (Dindik), bagaimana dengan kekurannya sekitar 6 ribu itu,” pungkas Agustin