Curigai Sikap Tertutup PDTS KBS

Darmawan

Darmawan

Surabaya – Tidak jelasnya hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap aset-aset KBS, mendapat tudingan miring dari berbagai kalangan.

Bahkan legislatif surabaya bakal mengklarifikasi hasil audit tersebut kepada direksi Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Sebab, masalah ini harus diketahui bersama, jangan sampai sikap tertutup itu membuat kelanjutan revitalisasi tidak sesuai,” kata Achmad Zakaria anggota Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Zakaria menambahkan, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran (APBD TA) 2015 mendatang, DPRD sudah sepakat untuk mengalokasikan dana kelanjutan revitalisasi kebun binatang itu, totalnya dana yang dialokasikan adalah Rp (rupiah) 10 miliar.

Masih kata Zakaria, sebelum disetujui, komisi B sudah memberikan rekomendasi. Dana itu bisa digunakan asalkan status seluruh aset-aset sudah ada kepastian.

hal senada juga disampaikan Darmawan Wakil Ketua II DPRD Surabaya. Dia menyebut, sikap tertutup direksi KBS terhadap hasil audit itu berpotensi menimbulkan kecurigaan.

“Karena itu, masalah ini akan segera kami bahas, jika diperlukan, kami segera melayangkan klarifikasi kepada direksi,” ungkapnya.