DPRD Surabaya Naikkan Honor Ketua RT, RW, Modin, LKMK, dan Bunda PAUD

 Ir. Armuji, MH

Ir. Armuji, MH

Surabaya – Mulai tanggal 01/01/2015 mendatang, honor Ketua Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), dan Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan (LKMK) di Surabaya dipastikan naik. Kenaikan honor RT, RW dan LKMK yang diusulkan DPRD Surabaya itu sudah masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran (APBD TA) 2015 yang sudah digedok dalam rapat paripurna pada tanggal 12/11/2014 lalu. Demikian juga untuk honor modin, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), guru ngaji Tempat Pembelajaran Al Qur’an (TPQ) dan Sekolah Minggu se-Surabaya.

Menurut Ir. Armuji, MH Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya. Kenaikan honor Ketua RT, RW, dan LKMK masing-masing Rp (rupiah) 100 ribu. Honor Ketua RT menjadi Rp 300 rbu per bulan, Ketua RW Rp 350 ribu per bulan, dan Ketua LKMK honornya Rp 450 ribu sebulan.

“Kenaikan honor Ketua RT, RW dan LKMK itu sesuai usulan kami. Total anggaran untuk honor tersebut di APBD TA 2015 sebesar Rp 12,7 miliar,” jelas Armuji.

Menurut dia, upaya menaikkan honor Ketua RT, RW dan LKMK itu sebagai bentuk kepedulian wakil rakyat. Sebab, jelas Armuji, Ketua RT, RW dan LKMK memiliki tugas berat. Tidak hanya melayani administrasi warganya, namun juga ikut menyelesaikan persoalan warga di masing-masing wilayahnya.

Armuji menambahkan, honor yang diterima mereka selama ini dirasa kurang. Apalagi pada umumnya honor itu tidak hanya dinikmati ketua, tapi untuk operasional pengurus RT, RW, dan LKMK. Hingga sekarang, ada 9.118 RT, 1.368 RW dan 154 LKMK se- Kota Surabaya. Honor mereka diberikan melalui kecamatan.

Ketua RT, RW, dan LKMK, sebut Armuji, berperan sebagai ujung tombak pemerintahan yang langsung berhubungan dengan masyarakat.

“Mereka bagian dari pemerintahan yang langsung berhubungan dengan masyarakat, selalu berinteraksi dengan masyarakat, dan selalu harus siap 24 jam untuk melayani semua keperluan warganya,” ujarnya.

Sedangkan untuk honor modin yang awalnya Rp 150.000, naik menjadi Rp 300.000 per bulan. Begitupun dengan Bunda PAUD, guru-guru ngaji di TPQ-TPQ serta guru Sekolah Minggu honornya sekarang menjadi Rp 250.000 dari sebelumnya Rp 150.000.

Menurut politisi PDIP ini, modin di Surabaya honornya dinilai terlalu kecil dibanding tugasnya yang penuh risiko. Tidak hanya menjadi pendamping pernikahan warga, modin laki-laki dan perempuan itu juga punya kewajiban memandikan jenazah warga yang meninggal.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Agustin Poliana menambahkan, saat ini jumlah modin baik laki-laki perempuan se-Surabaya 1.700. ‚ÄúUntuk memenuhi jumlah modin, yakni satu RW idealnya ada 2 modin, yaitu satu modin laki-laki dan satu modin perempuan. Sampai sekarang Surabaya masih kekurangan sekitar 1.400 modin,‚ÄĚ beber dia.

Soal Bunda PAUD yang jumlahnya 5.000 lebih, lanjut Agustin, honornya juga dinaikkan. “Mulai tahun depan, honornya menjadi Rp 250.000. Total anggarannya juga kita naikkan karena sebelumnya ada Bunda PAUD yang tidak dibayar. Semoga dengan naiknya honor ini, tidak ada lagi penarikan uang ke orang tua anak usia dini peserta PAUD,” kata dia.

Demikian juga untuk guru ngaji di TPQ dan Sekolah Minggu yang jumlahnya sekitar 12.000, mulai 2015 bakal mendapatkan honor Rp 250.000. Selama ini mereka hanya mendapatkan honor Rp 150.000 sebulan.

Guru ngaji di TPQ yang mendapat honor adalah mereka yang terdaftar di Dinas Sosial. Oleh karena itu, dia minta TPQ-TPQ segera mendaftarkan guru ngajinya agar mendapat honor tersebut.

“Kami berharap ini bisa ditindaklanjuti agar anggaran yang sudah tersedia di APBD 2015 bisa terserap,” ujar Agustin Poliana Ketua Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Surabaya.

Naiknya honor para pekerja sosial dan penambahan anggarannya dalam APBD TA Kota Surabaya 2015 sebagai bentuk kepedulian anggota dewan.

“Ini adalah penghargaan dan support terhadap apa yang telah mereka lakukan,” ujar Armuji mengakhiri.

Kenaikan honor sebagai berikut :
Ketua RT dari Rp 100.000 menjadi RP 300.000
Ketua RW  dari Rp 100.000 menjadi Rp 350.000
Ketua LKMK dari Rp 100.000 menjadi Rp 450.000
Modin dari Rp 150.000 menjadi Rp 300.000
Bunda PAUD dari Rp 150.000 menjadi Rp 250.000
Guru Ngaji TPQ dari Rp 150.000 menjadi Rp 250.000
Guru Sekolah Minggu dari Rp 150.000 menjadi Rp 250.000