Komisi B Pertanyakan Pajak Hotel

Hotel Di Surabaya

Hotel Di Surabaya

Surabaya – Kalangan anggota Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mempertanyakan pajak yang masuk menjelang akhir tahun 2014, dari perhotelan yang hanya naik 5,57 persen.

“Patut dipertanyakan kenapa hotel semakin marak namum perolehan pajak hanya naik 5,57 persen,” kata Achmad Zakaria anggota Komisi B. Rabu (29/10).

Masih kata Zakaria, khusus pajak hotel pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran (APBD TA) 2014 hanya Rp (rupiah) 170.500.000.000 dan pada Rancangan (R)APBD TA 2015 naik menjadi Rp 180.000.000.000. naik sekitar Rp. 9.500.000.000.

“Jika lihat perkembangan dalam perhotelan di surabaya sangat naik pesat banyak bangunan hotel baru namum pada kenyataannya disektor pajak hanya naik 5 persen, seharus lebih,” ungkapnya.

“Seharus bisa lebih dari itu dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya harus menggenjot lagi dalam meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” terang Zakaria.