Yakin PTB, Tidak Gunakan Uang Negara

Ady Samsetyo

Ady Samsetyo

Surabaya – PT Gala Bumi Perkasa (GMP) merupakan investor dari proyek Pasar Turi Baru (PTB) nampaknya menggunakan segala cara untuk meyakinkan khalayak bahwa pembangunan proyek telah diselesaikan. Pada kenyataanya bangunan yang direncanakan berlantai 9 tersebut belum selesai.

Hal ini terlihat dari kegiatan soft launcing PTB dengan tema syukuran dengan mengundang seluruh pedagang yang sudah membayar stan. Namun beberapa pedagang yang telah melunasi membayar bahkan pengambilan kunci stand belum bisa dilaksankan.

“Banyak teman-teman pedagang tidak bisa masuk, lampunya aja belum ada, bagaimana bisa jualan,” kata Fredi salah seorang pedagang. “Listrik aja tidak ada, mana mungkin bisa jualan, padahal saya sudah lunas,” Jenny yang juga pedagang.

Sebaliknya, Ady Samsetyo sebagai Hubungan Masyarakat (Humas) PT GBP mengatakan, sebanyak 3800 stand di PTB sudah selesai pengerjaannya dan siap diserahkan kepada para pedagang untuk ditempati.

“Hari ini sudah bisa diserahkan sebanyak 3800 stand kepada para pedagang. Dengan begitu sekarang bisa memulai aktifitas perdagangan. Kami berharap saling support sehingga pasar turi kembali bisa menjadi ikon Surabaya,” ujarnya.

Ketika Pembangunan PTB yang mendapat sorotan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kalau itu bukan wewenang saya, tidak ada hubunganya KPK dengan PTB karena tidak menggunakan uang negara,” yakin Ady.