Komisi A Bahas Raperda Pelepasan Aset Milik Pemkot Surabaya Untuk Masyarakat

Irwanto Limantoro

Irwanto Limantoro

Surabaya – Perhatian Komisi A yang membidangi Hukum dan Pemerintahan (Hum Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya terhadap masyarakat yang tinggal di area lahan Surat Ijo mendapat perhatian yang cukup besar.

Fakta tersebut dibuktikan dengan pasca penetapan Komisi A DPRD Surabaya sebagai Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Pansus Raperda) Pelepasan Aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Hasil konsultasi kita ke Bandung, memang juga ada tanah seperti surat ijo,” kata Irwanto limantoro merupakan Wakil Ketua (Waket) Pansus Raperda Pelepasan Aset Milik Pemkot Surabaya yang juga anggota koisi A DPRD Surabaya.

“Itu merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) yang disewakan ke masyarakat Bandung, tapi permasalahannya seperti surat ijo itu, tinggal sebenarnya melepas itu bagaimana,” tambahnya.

“Tetapi dengan Paraturan Pemerintah (PP) nomor 27 tahun 2014 tentang Badan Pengelolahan Barang Milik Negara atau Daerah itu melalui lelang,” ungkapnya.

“Apakah mungkin pelepasan itu menggunaan sistem lelang, kan tidak mungkin, bagaimana mungkin tanah milik si A tapi yang dapat si B,” paparnya.

“Jadi kita masih mencari formula yang tepat, yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, itu yang kita masih diskusikan terus, karena ini Peraturan Daerah(Perda) Umum, diyakini selesai tepat waktu, dan ini yang menjadi landasan untuk Perda Khusus,” jelas Irwanto.

Maria Theresia Ekawati Rahayu sebagai Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkot Surabaya menyampaikan, untuk Raperda Umum Pelepasan Aset milik Pemkot Surabaya ada 23 pasal. “Tergantung dalam pembahasan, dan tidak tertutup kemungkinan hal itu juga akan terjadi,” terangnya.

“Sebelum penataan Raperda itu, kita sudah melakukan konsultasi ke Biro Hukum Kementerian, Pemkot Surabaya perlu menyiapkan aturan yang berkaitan dengan yang lebih tinggi, karena pelepasan ini berkaitan dengan masyarakat, maksimal luasannya 250 meter persegi (m2), untuk pemukinan,” jelasnya.