Polisi Tidak Ijinkan Rumah Berubah Fungsi

Jenderal Polisi Sutarman

Jenderal Polisi Sutarman

Jakarta – Terkait kejadian beberapa waktu lalu, pengrusakan rumah yang dijadikan tempat ibawah oleh beberapa orang tidak dikenal dan juga disertai penganiayaan terhadap pemiliknya.

Menjadi perhatian Jenderal Polisi (Jen Pol) Sutarman Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Bahkan Kapolri menyampaikan tidak diizinkan rumah yang berubah fungsi menjadi tempat ibadah.

“Yang tidak boleh, itu rumah dipakai sholat Jumat secara rutin, dan kebaktian setiap Minggu yang seperti di Gereja-gereja,” tambahnya.

Masih kata Sutarman, rumah yang dipakai untuk pengajian, dipakai arisan, untuk kegiatan agama itu boleh-boleh saja. Tenntunya kegiatan tersebut diberitahukan terlebih dahulu ke pihak kepolisian untuk pengamanan.