Hadi Purnomo Sudah Lama Dibidik

hadi purnomo dan abraham samad

hadi purnomo dan abraham samad

Jakarta – Politisi Golkar Bambang Soesatyo mengatakan tidak terkejut ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Dirjen Pajak Hadi Poernomo sebagai tersangka.

Menurut anggota Komisi III DPR RI ini, Hadi sudah lama dibidik karena berbagai indikasi pelanggaran hukum semasa menjabat Dirjen Pajak Kemenkeu.

Penetapan Hadi Poernomo yang juga mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai tersangka oleh KPK, juga harus disusul dengan pemeriksaan terhadap pemilik BCA.

“KPK harus membongkar lebih luas dan besar lagi berbagai dugaan penyimpangan pajak ataupun penyimpangan keuangan lainnya, karena BCA merupakan salah satu penerima fasilitas terbesar BLBI,” kata Bambang.

Kekayaan Hadi Poernomo muncul Ketika hasil audit BPK tentang kasus Bank Century dinilai sangat lamban dan ada dugaan keterlibatan para elit.

“Sebagai Ketua BPK, Hadi Poernomo dinilai lembek karena dia takut dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukannya semasa menjabat Dirjen Pajak dibongkar,” jelas Bambang.

Saat BPK mulai mengaudit kasus Bank Century, dimunculkan cerita bahwa Hadi Poernomo punya rumah mewah di Los Angeles. Cerita ini sengaja dimunculkan untuk menekan Hadi Poernomo agar jangan coba-coba membongkar kasus Bank Century.

Keputusan Hadi Poernomo untuk menerima keberatan pajak BCA pun, sambung dia, sudah digunjingkan ketika BPK sedang mengaudit kasus Bank Century.

“Jadi, saya tidak terkejut ketika KPK menetapkan Hadi Purnomo sebagai tersangka,” tambahnya./*