Konflik Risma WS, Bergeser Ke Dewan Surabaya

dprdSurabaya – Pasca didamaikan oleh Megawati Soekarno Putri Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP). Bukan berarti perseteruan Tri Rismaharini (Risma) Walikota Surabaya dengan Wisnu Sakti Buana (WS) Wakil Walikota (Wawali) Surabaya berakhir.

Justru konflik itu bergeser ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya. Pergantian Antar Waktu (PAW) WS ke Siti Maryam terganjal. Sehingga PDIP kehilangan 1 kursi di Dewan.

Sementara itu, dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membantah telah menahan surat usulan PAW WS. Pemkot beralasan, surat usulan PAW tersebut diterima Pemkot dari DPRD pada tanggal 24/02/2014 lalu.

Maria Theresia Ekwawati Rahayu Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkot Surabaya mengatakan, dengan diterimanya surat usulan tersebut, maka pada tanggal 25/02/2014 langsung dilakukan proses. “Proses tersebut berupa penomoran registrasi surat dan lain sebagainya sesuai aturan yang ada,” kata Yayuk.

Masih kata Yayuk, setelah dilakukan proses administrasi, surat usulan PAW anggota DPRD dari PDIP dikirim ke Gubernur Jawa Timur (Gub Jatim) tanggal 26/02/2014. Dengan demikian tidak benar jika Pemkot Surabaya menahan atau memperlambat surat usulan PAW dari PDIP ke Gub Jatim.