PP No 12 Tahun 2014 Berlaku, Pariwisata Jatim Kelimpungan

gunung bromo

gunung bromo

Jawa Timur – Pariwisata alam di Jawa Timur bisa kelimpungan jika PP No 12 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Kehutanan diterapkan Mei 2014 nanti.

Pasalnya tarif yang dikenakan di PP tersebut diluar kewajaran. Asosiasi Pengusaha Biro Perjalanan Wisata (Asita) Jatim bahkan menyebut kalau pariwisata yang berada di bawah pengelolaan Kemenhut bisa mati suri.

“Saya prediksi kunjungan wisatawan ke Jawa Timur bisa menurun drastis, bisa sekitar 70 persen, bahkan bisa mati suri secara perlahan,” ujar Sekretaris DPD Asita Jawa Timur Nanik Sutaningtyas.

Ada sejumlah destinasi wisata yang dikelola Kemenhut. Di Jawa Timur, yang paling terkenal adalah Gunung Bromo dan Kawah Gunung Ijen.

“Kenaikan tarifnya di luar kewajaran, terutama tarif masuk Bromo. Kalau tarif masuknya segitu, berapa paket yang harus kami tawarkan kepada wisatawan,” tegas Nanik.

Saat ini yang paling banyak dikeluhkan pengusaha sektor pariwisata adalah tarif masuk Gunung Bromo. Tarif untuk wisatawan asing naik dari Rp 75 ribu menjadi Rp 400 ribu dan Rp 680 ribu untuk akhir pekan, sedangkan tarif untuk wisatawan domestik naik dari Rp 20 ribu menjadi Rp 78 ribu dan Rp 150 ribu untuk akhir pekan.