Dinas Pendidikan Tempatnya Sarang Para Koruptor

duitBandung – Setiap tahunnya siswa kurang mampu mendapat bantuan berupa Bantuan Siswa Miskin (BSM) dan langsung diterima oleh siswa sendiri di bank pada saat pencairan. Siswa seharusnya didampingi oleh orang tua tapi dalah hal ini hanya ditemani oleh pihak sekolah.

Setelah dana tersebut berada di pihak siswa, pihak dari sekolah langsung meminta semuanya dan kemodian dipotong dengan berbagai alasan yang nilainya lebih dari Rp (rupiah) 400 ribu, itu yang menjadi tanda tanya besar oleh pihak wali murid Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Iman.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada tindakan yang dilakukan oleh pihak pendidikan setempat, apalagi langusng dari Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). M Nuh selaku Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) harusnya tanggap terkait aksi main potong di salah satu sekolah ini.