Semoga Tidak Janji Palsu

polriSolo – Pernyataan dari Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Arman Depari Direktur Narkoba Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Dirkoba Mabes Polri) yang akan menindak tegas aparatnya terkait rekayasa kasus narkoba.

Ternyata mendapat responsif minor dari berbagai kalangan masyarakat. Bahkan sebagian besar menyangsikan tindakan yang dilakukan oleh Dirkoba Mabes Polri.

“Kami ini tidak butuh janji, bapak jenderal polisi di Republik Indonesia ini yang terhormat, tapi buktikan,” aku Cahyo sinis. “Kalau mau turun ke bawah, silakan tanya sendiri, sudah berapa orang yang dijerat pasal narkoba, tetapi mata-mata polisi yang membawah barang tersebut tidak pernah tersentuh hukum,” tambahnya.

“Saya minta anda juga jeli melihat itu, yang lebih parah ada ditingkat Kepolisian Sektor (Polsek) dan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes), bahkan anak sekolah juga dijerat, benar-benar parah negara ini,” papar Yosi.

Bahkan di Polres Sidoarjo juga terjadi, seorang pelajar dijerat pasal narkoba, sedangkan yang menyuruh bebas tanpa ditangkap. Tidak hanya itu, di Surabaya ada anak yang mengalami keterbelakangan mental ditangkap dan dijerat pasal narkoba.