Densus 88 amankan terduga teroris DiPoso

Palu, PortalNasional.Co – Jelang tahun baru 2014,Detasement Khusus 88 anti teror mabes Polri dengan Polres Poso mengamankan seorang warga terduga teroris bernama Rianto Margono alias Anto (30 Thn) dihari senin 30 desember 2013 sekitar jam 10.00 pagi dipasar sentral Poso,pada saat diamankan terduga teroris tersebut lagi belanja dengan anaknya yang berumur 1,5 Tahun.

Dari fihak kepolisian resort poso saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Rianto Margono alias Anto terlibat beberapa Aksi terorosme diSulawesi tengah ,salah satunya adalah kasus Bom bunuh diri dimapolres Poso 3 juni 2013 lalu yang menewaskan warga Paciran kabupaten Lamongan Jawa timur bernama Zainul Arifin. Terduga teroris itu juga dicurigai menjadi perantara dan pengumpul dana dari jaringan teroris Santoso alias abu wardah alias pak de alias Komandan yang saat ini masih berkeliaran diHutan sekitar kabupaten Poso yakni kawasan pegunungan Kalora dan Tamanjeka,kelompok Teroris tersebut merupakan DPO yang paling dicari dikabupaten Poso dan sulawesi tengah.

Kapolres Poso AKBP Susnadi dalam keterangannya kepada wartawan membenarkan pihak mabes Polri melakukan penangkapan terhadap salah seorang warga Gebang Rejo Poso kota senin pagi,ditanyai keadaan Anto pihaknya mengatakan dalam keadaan sehat walafiat. Ditempat lain fihak keluarga mempertanyakan status Rianto margono yang diamankan oleh pihak densus 88 dikarenakan pihak keluarga belum mendapatkan informasi secara resmi dari pihak kepolisian.

‚ÄúPihak Kepolisian harusnya menaati peraturan yang mereka buat sendiri yakni prosedur penangkapan yang jelas,bahkan harus memperhatikan phisikologi anaknya anto yang masih balita saat melakukan penangkapan,kasihan anak itu jadi trauma…‚ÄĚ Ujar salah seorang keluarga Anto yang enggan dimediakan Namanya.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Ari Dono Sukmanto merilis peningkatan Kasus terorisme ditahun 2013 meningkat 1,42 persen yakni 12 kasus,bahkan dari 24 orang DPO yang ditarget oleh Pihak kepolisian masih belum semua yang ditangkap ataupun dilumpuhkan, Kapolda sulteng menghimbau kerja sama bagi semua fihak untuk bersama sama memerangi aksi terorisme serta menjaga keamanan dilingkungan sekitar kita agar tercipta suasana yang kondusif diwilayah sulawesi tengah. ##S.E.S##