KPK Incar Anas, Anas Incar Petinggi Demokrat

Ilstrasi, anas urbaningrum (mantan Ketum Partai Demokrat dan abraham samad (Ketua KPK)

Ilstrasi, anas urbaningrum (mantan Ketum Partai Demokrat dan abraham samad (Ketua KPK)

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum ada tanda-tanda untuk menahan Anas Urbaningrum, tersangka dugaan penerimaan gratifikasi proyek Hambalang itu masih bisa menghirup udara bebas. Padahal, KPK pernah menargetkan semua tersangka kasus Hambalang di tahan tahun ini.

Jubir KPK Johan Budi SP mengaku belum ada informasi mengenai pemeriksaan terhadap Anas. ‚ÄúBelum ada jadwal hingga sekarang,‚ÄĚ kata Johan. Meski Anas sudah menjadi tersangka sejak 22 Februari 2013 lalu. Johan menyebut kalau penahanan seorang tersangka juga mengikuti alasan subyektif dan obyektif dari para penyidik.

Johan menyebut kalau upaya penyelesaian kasus Hambalang terus dilakukan KPK. Itu dibuktikan dengan dilakukannya penahanan para tersangka lain seperti Andi Mallarangeng, Deddy Kusdinar, dan Teuku Bagus Mohammad Noor. ‚ÄúJangan dibanding-bandingkan. Tidak bisa dikomparasi begitu saja, tergantung juga dengan kompleksitas kasusnya,‚ÄĚ tegas Johan.

Wakil Ketua KPK Zulkarnaen meminta agar KPK tidak ditekan-tekan. Kalau saatnya tepat, dia memastikan KPK akan menahan Anas. ‚ÄúMungkin agak sedikit meleset. Baru tahun depan,‚ÄĚ jawab Zulkarnaen soal kepastian kapan Anas ditahan.

Handika Honggowongso, kuasa hukum Anas memprediksi kliennya akan ditahan oleh KPK menjelang kampanye terbuka pemilu legislatif (pileg). ‚ÄúYa menjelang kampanye pemilu legislatif lah, supaya dibungkam dalam tahanan. Tetapi sidangnya nanti, setelah pemilu legislatif selesai,‚ÄĚ jelas Handika.

Menurut Handika, jika sidang perkara Anas dilaksanakan menjelang atau pada saat pileg, yang dikhawatirkan keterangan para saksi dan alat bukti surat-surat, akan membuka skandal para petinggi Partai Demokrat terkait perkara Sport Center Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

“Dan hal ini bisa membawa Partai Demokrat yang ketua umumnya sekarang SBY, cuma bisa dapat tiga persen dalam Pemilu 2014. SBY akan gagal memberi tiket bagi calon capres Cikeas. Sia-sialah nanti segala operasi politik yang sudah dijalankan selama ini oleh SBY,‚ÄĚ ungkap Handika.

Anas sendiri pernah mengatakan dirinya seribu persen siap (ditahan KPK), namun penahanan yang dilakukan oleh KPK harus dilakukan berdasarkan asas keadilan dan keobyektifan. Dengan begitu, kebenaran, dapat ditegakkan./*