PT HIS Ingkari Kesepakatan

Belasan warga Kertajaya Indah, kembali mendatangi gedung legislatif Surabaya. Hendrian D Soebagyo salah seorang warga menyampaikan, kedatangan kali ini guna melaporkan perilaku arogan yang ditunjukkan manajemen apartemen One East Residence.

Masih kata Hendrian, sesuai hasil kesepakatan dengar pendapat tangga 26/11/2013 lalu di Komisi C bidang Pembangunan (Pmeb), sebenarnya telah merekomendasi pada pemilik apartemen untuk menyelesaikan keluhan warga dalam kurun waktu 15 hari.

 

Salah satu poinya, PT. Investasi Hasil Sejahtera (HIS) diminta membuat kesepakatan tertulis soal ganti rugi yang akan dibayarkan ke warga akibat pembangunan tersebut.

 

“Sebagai tindak lanjut pertemuan dengan semua pihak, kita memang diundang oleh pemilik apartemen, kita malah dibiarkan begitu saja dan tidak ditemui, kami merasa tidak diorangkan oleh mereka,” aku Hendrian.

Dengar pendapat kali kedua ternyata gagal dilaksanakan. “Tadi kita juga sedikit kecewa, masak yang lain dikabari kalau rapat dibatalkan kita tidak dikasih tahu, jadi, percuma sekarang kita datang ke dewan,” sesalnya.